Selasa, 02 November 2010

MENGHADAPI ANAK SULIT KONSENTRASI

Be Smart Be Creative

Salam damai sukacita sebangsa setanah air, Kebanyakkan orangtua mengeluh anaknya sulit konsentrasi dalam hal belajar, sudah dengan segala cara orangtua mengupayakan supaya anaknya bisa konsentrasi. Namum tetap tak ada hasilnya yang akhirnya orangtua saling sharing dengan orangtua yang lain tetap saja tidak menemukan solusinya. Ini ada hubungannya dengan artikel kami tentang INSTAN, karena hanya melihatnya sepotong-potong tidak menyeluruh dan banyak lagi metode yang digunakan supaya anak sampai tahap bisa konsentrasi.

Menurut penelitian tentang otak bahwa konsentrasi itu berada di sebelah otak kanan, otak kanan itu sendiri meliputi : Pemahaman, Konsentrasi, Daya Ingat, Kreativitas, Seni, Musik, berpikir radiant. Untuk bisa sampai konsentrasi dengan benar ada stimulusnya antara lain : Bermain, Main music, Mendengarkan music klasik.

Untuk mencapai konsentrasi yang baik memerlukan beberapa tahapan :

  1. Waktu ibu mengandung : Ibu menjaga makanan yang bergizi, kacang-kacangan, susu dan berprotein. Ibu mendengarkan music klasik, belajar matematika dan banyak kegiatan.
  2. Setelah lahir : Anak banyak didengarkan music klasik, didongengkan, belajar main music.
  3. Belajar mental aritmatika : Ini adalah cara yang sederhana yang dapat digunakan oleh siapa saja.

Apa itu Mental Aritmatika ? Menstimulus otak kiri dan kanan supaya seimbang, metode ini ditemukan oleh orang jepang dengan alat bantu SOROBAN.

Agar bisa mencapai konsentrasi yang optimal dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan dimulainya tidak secepat membalik telapak tangan perlu proses panjang bukan secara INSTAN, kembali lagi dari point 1 diatas mulainya dari ibu mengandung hingga anak sampai menginjak remaja baru bisa dilepas.

Sekali lagi music klasik jaman baroque yang sangat efektif untuk bisa anak berkonsentrasi, biasakan anak anda mendengarkan music klasik.

Salam

by

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar