Sabtu, 13 Agustus 2011

EFEK KATA-KATA BAIK DAN BURUK


Be Smart Be Creative

Salam damai sukacita sebangsa setanah air.
Ada sebuah tulisan cukup lama, semoga manfaat bagi kita semua (orang tua, guru, para tokoh bangsa dsb). Sebaiknya kita semua mulai mengendalikan Kata-kata yang keluar dari mulut kita dengan Kata-Kata yang Positif dan Baik.

Setelah mendengarkan info tentang pengaruh Kata-Kata Negatif terhadap Air yang ditulis dalam buku " The Hidden Messages in Water " karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yg melakukan percobaan. Ada yang tertarik untuk melakukannya sbb:

Tempatkan Nasi sisa yg sudah didiamkan semalaman kedalam 2 toples dengan jumlah yang sama, kemudian ditutup rapat. Masing-masing stoples di tempelin label yg berisi kata2 sbb: Stoples
A : " Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali
Melihatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih. Stoples

B : " Kamu Bodoh, Goblok, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihatmu, Aku Sebel Tidak
mau dekat dekat kamu "
Botol 2 ini saya letakkan terpisah dan pada tempat yg sering dilihat, saya pesan pada istri, anak, dan pembantu untuk membaca label pada botol tersebut setiap kali melihat botol2 tersebut. Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian :

Nasi dalam botol yang di bacakan kata-kata Negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dengan bau yg tidak sedap.

Sedangkan Nasi dalam botol yang di bacakan kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.

Nah Silahkan teman-teman mencobanya sendiri.

Kalau di buku di katakan ada yang mencoba dengan tiga botol dimana botol ketiga tidak di beri label apa2 alias diabaikan/tidak diperdulikan, dan ternyata beras dalam botol yang diabaikan membusuk jauh lebih cepat dibandingkan botol yang dipapar kata " Kamu Bodoh".

Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak kita, pasangan hidup kita, rekan-rekan kerja kita, dan orang-orang disekeliling kita, bahkan binatang dan tumbuhan disekeliling kita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yang berasal dari pikiran, dan ucapan yang kita lontarkan setiap saat kepada mereka.

Juga bagaimana jika kita kepada anak-anak, anak didik, tanah air, negara kita, bangsa kita..

Misal sering kita dengar ungkapan... Ah Indonesia ini brengsek dsb.

Bagaimana jika kita ganti unpatan itu dengan mengucapkan atau dalam hati berkata.. Ah Indonesia.. masih belum maju... aku ingin memajukannya.. dan kita yakin banyak orang yang berpikir dan berusaha untuk memajukan Indonesia. Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memilih kata-kata yang akan keluar dari mulut kita, demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yang timbul dalam batin kita.

Apa yang terjadi misalnya, jika para jamaah haji Indonesia selain mendoakan dirinya sendiri juga mendoakan masyarakat, bangsa negara dan lingkungannya. Demikian pula para peziarah dari agama non muslim misalnya ke lourdess atau ke Yerusalem dll juga mendoakan masyarakat, bangsa negara & lingkungannya. Apa yang terjadi jika setiap anggota masyarakat yang memasuki tempat ibadah sesuai agama & kepercayaannya masing2, selain berdoa bersama2 untuk dirinya sendiri juga berdoa untuk masyarakat, bangsa, negara & lingkungannya.

Karena apapun yang terjadi saat ini masih ada harapan bahwa masyarakat, bangsa & negara kita untuk menjadi lebih baik, juga lingkungan kita, meski saat ini bisa dikatakan lingkungan sudah hancur lebur karena keserakahan dan salah kelola,. masih ada harapan untuk menjadi lebih baik..

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

sumber : mitra-bisnis@yahoogroups.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar